Laman

Senin, 10 September 2012

Cahaya Ilahi

Berjalan dalam kegelapan
Menelusuri batu terjal
Bibir Bergetar
Menyebut asma-Mu, ya Allah
Samudra ingin kusebrangi
Namun mutiara kehidupan terbenam di dasarnya
Nabi Khidir pun menangis
Menyaksikan kemaksiatan dipermainkan
Jiwa yang kudus takkan berpaling
Pada-Mu ya Allah
Meski perahu yang kupakai terbentur badai kemiskinan
Ya... Ilahi
Cahaya-Mu kujadikan saksi
Saat adzan subuh mendayu-dayu
Gemetar seluruh jiwa
Balutlah kehidupan manusia dengan cahaya surgawi yang abadi

By:
KSI 42

Tidak ada komentar:

Posting Komentar