Jujur adalah sifat yang berterus terang apa adanya tanpa ada hal yang dikurangi juga ditambahkan. Setiap yang dikatakan adalah kebenaran, dan setiap hal yang dilakukan adalah kenyataan tanpa ada maksud rekayasa. Jujur, kata yang sederhana tapi penuh makna. Tidak ada mata pelajaran atau mata kuliah jujur, jadi kejujuran seseorang sulit diukur karena tidak ada alat evaluasinya (tes).
Sudah banyak permasalahan bangsa, kerusakan moral generasi muda, pembangunan yang tidak merata, kesenjangan sosial yang makin tinggi dan kesejahteraan bangsa. Tak sedikit juga solusi yang ditawarkan dan sudah dilakukan untuk menyelesaikan masalah satu per sat. Tapi, banyak orang berkata, akar permasalahan utama adalah korupsi, pemerintahan yang tidak jujur. Hal inipun memicu tindakan pencurian di kalangan masyarakat tidak berjas dan berdasi.
Tindak kriminal itu berawal dari sikap tidak jujur. Orang yang koruspi berarti dia telah bertindak tidak jujur pada dirinya sendiri, pada orang yang dipimpinnya, dan terutama pada Tuhannya. Orang yang mencuri berarti dia telah bertindak tidak jujur pada diri sendiri, masyarakat, dan sang pemilik. Jika ditelusuri lebih teliti, sebenarnya semua berawal dari kejujuran.
Seorang pemimpin yang jujur, dia akan memimpin dengan melayani. Memberikan hak-hak orang-orang yang dipimpinnya, melaksanakan kewajibannya. Menepati janji yang telah diucapkannya, tanpa mencari alasan untuk bisa menjadi dalih ketidakmampuannya. Bersedia mengakui kesalahan dan bersedia memperbaikinya.
Seorang guru yang jujur, akan mendidik siswanya dengan cara yang terbaik. Datang mengajar tepat waktu dan keluar kelas sesuai dengan jadwal. Kedisiplinan tidak hanya diterapkan pada para siswanya, tapi terutama pada dirinya sendiri. Memberikan nilai sesuai kemampuan siswanya, bukan hasil tebak-tebakkan dan perkiraan semata. Berani berkata, "maaf" jika telah melakukan kesalahan. Berani mengakui kekurangan dan bersedia memperbaiki diri.
Seorang siswa yang jujur, akan melakukan kewajibannya. Berani bertanya, dan bilang "belum mengerti" serta bersedia berdiskusi dengan teman-temannya.
Kejujuran bukanlah materi pelajaran yang mudah diajarkan dan dipelajari layaknya matematika. Kejujuran adalah sebuah nilai diri yang perlu ditanamkan sejak dini di madrasah pertama yakni oleh Ibu. Bahkan Allah SWT mengutus Rasulullah saw yang memiliki sifat jujur untuk memperbaiki akhlak manusia. Rasulullah saw yang masih muda mendapatkan julukan al-Amin yang berarti yang dipercaya. Kejujuran ini adalah awal dari semua perbuatan. Jujur menggunakan waktu ialah disiplin, jujur menggunakan harta ialah hemat, jujur pada orang lain ialah kata = tindakan, jujur pada diri sendiri ialah memenuhi apa yang dibutuhkan bukan apa yang diinginkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar